Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2019

6 Cara Masuk PTN dengan Mudah

Pada awal tahun, biasanya banyak siswa kelas 12 & alumni SMA/sederajat yang mulai berpikir untuk masuk kuliah. Bagi mereka yang udah ngebet banget untuk masuk kuliah, segala upaya akan dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut. Tapi dalam upaya mencapai tujuan ini, para calon mahasiswa ini seringkali dihadapkan dengan berbagai macam pertanyaan yang membingungkan, contohnya seperti: Saya cocoknya berkuliah di jurusan apa? Universitas yang bagus di Indonesia ada apa saja sih? Ada apa aja sih jalur penerimaan masuk mahasiswa di Indonesia? Sebaiknya cara masuk universitas A itu lewat jalur seleksi apa ya? Bagaimana taktik menentukan urutan pemilihan jurusan ketika daftar SNMPTN/SBMPTN? Apa saja indikator dalam menentukan urutan prodi dalam pendaftaran SNMPTN/SBMPTN? Apakah passing grade itu adalah tolak ukur yang akurat untuk memprediksi persaingan calon mahasiswa? … dan masih banyak pertanyaan lain yang biasanya membingungkan bagi para calon mahasiswa. Tidak j...
Langkah 1:  Optimalkan Peluang  Penerimaan di setiap jalur seleksi Oke, kita sampai pada tahap terakhir. Pada tahap ini, gua asumsikan lo udah punya keputusan yang bulat terkait dengan : Bidang ilmu yang ingin ditekuni (Langkah 1) Beberapa alternatif prodi yang menjadi tujuan kuliah (Langkah 2 & 3) Peta seberapa ketat persaingan dari masing-masing prodi yang menjadi target tujuan lo (Langkah 5) Sekarang dengan modal 3 point di atas, pertanyaannya adalah : Bagaimana strategi untuk plotting opsi-opsi prodi tsb agar kita dapat MEMAKSIMALKAN PELUANG PENERIMAAN pada seleksi SNMPTN, SBMPTN, dan UM? SNMPTN Pada prinsipnya kamu hanya memiliki 2 modal untuk menjadi bahan pertimbangan seleksi SNMPTN, 2 modal tersebut adalah adalah (1) nilai raport kamu semester 1-5 dan (2) indeks sekolah kamu masing-masing. Lebih detail mengenai tolak ukur 2 hal di atas tidak bisa diketahui secara pasti karena merupakan rahasia internal ...
Langkah 2: Petakan  TINGKAT PERSAINGAN  dari alternatif prodi yang diminati Oke setelah sebelumnya lo menentukan beberapa opsi kandidat prodi yang bisa jadi alternatif (langkah 2). Sekarang saatnya lo memetakan tingkat persaingan dari opsi-opsi yang sebelumnya lo tulis di atas. Eh tapi, cara menentukan tingkat persaingan berdasarkan apa nih? Beberapa di antara lo mungkin akan jawab berdasarkan passing grade, atau berdasarkan ‘gengsi’ dari universitas, atau bisa juga ada yang menjawab berdasarkan lokasi universitas yang paling dekat dengan rumah. Singkatnya, langsung gua jawab aja ya: Indikator yang paling tepat dalam memetakan persaingan masuk untuk setiap prodi bukanlah dengan melihat  passing grade , bukan juga dengan melihat gengsi atau akreditasi universitas, tapi berdasarkan  RASIO PEMINAT BERBANDING DENGAN JUMLAH KURSI YANG TERSEDIA . Mungkin ada yang bertanya-tanya kenapa passing grade ga bisa jadi indikator yang tepat. Sin...
Langkah 3: Tentukan  JALUR SELEKSI  yang akan ditempuh untuk masuk universitas Oke, ada apa aja sih jalur seleksi untuk masuk universitas? Secara garis besar, jalur penerimaan calon mahasiswa di Indonesia, terbagi menjadi 4 jalur utama, yaitu: A. Jalur SNMPTN SNMPTN atau dulu biasa disebut jalur undangan / PMDK adalah jalur seleksi masuk universitas negeri tanpa tes seleksi. Jalur ini terbuka khusus bagi calon mahasiswa yang masih duduk di bangku kelas 12. Jadi bagi yang sudah alumni SMA/SMK/MA/sederajat, sudah tidak lagi bisa mendaftarkan diri melalui jalur seleksi SNMPTN. Secara garis besar, para calon peserta SNMPTN cukup melalui serangkaian proses pendaftaran, verifikasi PDSS, submit nilai rapor semester 1-5 & bukti dokumen prestasi-prestasi lainnya (jika ada). Setelah itu, calon peserta tinggal menunggu nasib apakah dirinya lolos seleksi SNMPTN pada awal bulan Mei. Ada satu hal penting yang perlu kamu perhatikan dalam jalur SNMPTN. Setiap tahun, s...
Langkah 4: Cari tau  PERGURUAN TINGGI  yang menawarkan program studi tersebut Setelah,  lo  menentukan jurusan-jurusan kuliah tersebut, baru kemudian  lo  coba cari tau universitas-universitas mana saja yang menawarkan jurusan tersebut. Biar lebih gampang dibayangkan,  gua  beri contoh dalam bidang medis seperti di atas: Fakultas Kedokteran – Universitas Indonesia Fakultas Kedokteran – Universitas Padjajaran Fakultas Kedokteran – Universitas Gadjah Mada Fakultas Kedokteran – Universitas Brawijaya Fakultas Kedokteran – Universitas Airlangga Teknik Biomedis – Institut Teknologi Sepuluh Nopember Fakultas Farmasi – Universitas Indonesia Fakultas Farmasi – Universitas Gadjah Mada Fakultas Farmasi – Universitas Padjajaran FMIPA Biokimia – Institut Pertanian Bogor Nah, itu kira-kira contoh beberapa kandidat jurusan-universitas (selanjutnya kita sebut dengan istilah PRODI) yang relevan dengan dunia medis.  Lo  bisa te...
Langkah 5: Tentukan beberapa  PROGRAM STUDI  yang mendukung bidang ilmu yang kamu pilih Banyak calon mahasiswa yang belum apa-apa sudah menentukan universitasnya dulu, baru setelah itu berpikir mau masuk jurusan apa di universitas tersebut. Tolong jangan dibalik langkah pertama dan langkah kedua. Setelah lo menentukan bidang ilmu yang ingin  lo  tekuni, baru langkah berikutnya adalah menentukan jurusan & universitas yang akan menjadi tempat  lo  dalam menekuni bidang tersebut. Sampai di sini, akan jauh lebih mudah jika gua bahas dengan contoh. Katakanlah, bidang ilmu yang mau  lo  tekuni adalah bidang dunia medis. Artinya,  lo  punya beberapa alternatif jurusan yang relevan dengan dunia medis, misalnya : Pendidikan Kedokteran Pendidikan Farmasi Ilmu Biokimia Teknik Biomedis / Biomedical Engineering Nah, itu adalah 4 contoh jurusan yang mendukung bidang dunia medis. Jadi dunia medis bukan hanya identik dengan menja...
Langkah 6: Tentukan  BIDANG ILMU  yang ingin kamu tekuni Ini adalah langkah pertama yang penting banget. Sekali langkah awal udah salah, berantakan sudah langkah-langkah berikutnya. Ada beberapa kesalahan umum yang dilakukan calon mahasiswa dalam menentukan langkah pertamanya ini, berikut di antaranya: Jangan belum apa-apa langsung menentukan jurusan apalagi universitas idaman. Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah, menentukan BIDANG ILMU yang ingin kamu tekuni dulu. Jika itu sudah mantap, baru kemudian kita lihat jurusan/universitas yang bisa mendukung ambisi lo untuk mendalami bidang ilmu tersebut. Jangan menyamakan bidang ilmu dengan pelajaran di sekolah. Bidang ilmu itu luas banget, jauh lebih luas daripada 13 mata pelajaran yang kamu pelajari di sekolah. Contohnya bidang ilmu politik, bidang ilmu hukum, bidang ilmu agrikultur, bidang ilmu medis, bidang ilmu penerbangan, bidang pengolahan energi, dsb. Jangan menyerahkan keputusan ini kepada orangtua atau guru k...