Langsung ke konten utama

Langkah 1: Optimalkan Peluang Penerimaan di setiap jalur seleksi

Oke, kita sampai pada tahap terakhir. Pada tahap ini, gua asumsikan lo udah punya keputusan yang bulat terkait dengan :
  • Bidang ilmu yang ingin ditekuni (Langkah 1)
  • Beberapa alternatif prodi yang menjadi tujuan kuliah (Langkah 2 & 3)
  • Peta seberapa ketat persaingan dari masing-masing prodi yang menjadi target tujuan lo (Langkah 5)
Sekarang dengan modal 3 point di atas, pertanyaannya adalah :
Bagaimana strategi untuk plotting opsi-opsi prodi tsb agar kita dapat MEMAKSIMALKAN PELUANG PENERIMAAN pada seleksi SNMPTN, SBMPTN, dan UM?

SNMPTN

Pada prinsipnya kamu hanya memiliki 2 modal untuk menjadi bahan pertimbangan seleksi SNMPTN, 2 modal tersebut adalah adalah (1) nilai raport kamu semester 1-5 dan (2) indeks sekolah kamu masing-masing. Lebih detail mengenai tolak ukur 2 hal di atas tidak bisa diketahui secara pasti karena merupakan rahasia internal masing-masing PTN. Satu-satunya cara untuk memprediksikan adalah dengan melihat tren dari sejarah penerimaan SNMPTN di sekolah kamu pada beberapa angkatan di atas kamu.
Jika kamu melihat tren bahwa sekolah kamu langganan bisa masuk PTN A untuk prodi (misalnya) teknik Kimia. Maka, peluang kamu untuk bisa masuk prodi tsb pada PTN A relatif lebih besar daripada kamu daftar ke PTN lain, dimana sekolah asal kamu tidak pernah punya track record penerimaan sebelumnya.
Tips lain yang bisa gua share adalah, jika kamu tidak terlalu pede dengan nilai rapor atau index sekolah kamu, sebaiknya JANGAN mengisi pilihan 1 dengan prodi yang tingkat persaingannya tinggi, sementara pilihan 2 & 3 lo isi dengan prodi yang persaingannya relatif mudah. Kenapa jangan? karena berdasarkan survei yang dilakukan oleh tim Zenius, jumlah peserta yang diterima pada pilihan 2 & 3 relatif sangat sedikit dibandingkan penerimaan pada pilihan 1. Jadi praktisnya, jika kamu langsung menaruh PTN yang tingkat persaingannya relatif mudah LANGSUNG pada pilihan 1, kemungkinan kamu diterima akan lebih tinggi.








Komentar